Skip to main content

Peristiwa Perancis Menjajah Kairo Dan Menodai Mesjid Al-Azhar

Bagaimana pasukan Perancis menjajah Mesir, menodai mesjid dan mencari fatwa untuk tunduk kepadanya melalui para imam Al-Azhar. Inilah peristiwa Napoleon menyerbu Mesir dan menginvasi Kairo pada tanggal 22 Juli 1798. Saat berada di Alexandria, dia sempat berpidato yang isinya begini: Orang-orang Mesir, Anda diberi kabar bahwa kedatangan saya untuk menghancurkan agamamu: jangan percaya! Saya datang untuk mengembalikan hak-hak Anda dan menghukum para perampas, dan lebih dari Mamluk, saya menghormati Tuhan, Nabi-Nya, dan Al-Quran. Bukankah kita selama berabad-abad telah menjadi sahabat Sultan?

Perancis Menjajah Kairo
Uprising in Cairo, Wikimedia Commons
Napoleon mendirikan dewan yang terdiri dari sembilan syekh al-Azhar yang ditugaskan memerintah Kairo. Ini adalah badan pertama orang Mesir yang memegang kekuasaan resmi sejak awal pendudukan Utsmani. Pembentukan dewan pertama kali didirikan di Aleksandria, kemudian diberlakukan seluruh Mesir yang diduduki Prancis. ketika itu Napoleon berusaha mencari fatwa dari para imam Al-Azhar agar penduduk setia kepada Napoleon, tetapi gagal.

Peristiwa Perancis Menjajah Kairo

Ternyata menaklukan wilayah ini tidak mudah, penduduk Kairo merasa tidak puas terhadap Perancis sehingga menyebabkan pemberontakan. Kekaisaran Ottoman mendeklarasikan perang pada 9 September, dan pemberontakan terhadap pasukan Prancis diluncurkan dari al-Azhar pada 21 Oktober. Ketika Napoleon berada di kota Tua Kairo, penduduk menyebarkan senjata satu sama lain dan memperkuat benteng, terutama di Masjid Al-Azhar. Orang-orang Mesir dipersenjatai dengan batu, tombak, dan pisau, mereka mengamuk dan menjarah. Napoleon telah meminta Syekh dewan mengatur pembicaraan, tetapi ditolak pemberontak.

Baca juga: Kesultanan Mamluk Mesir Hancur Diserang Napoleon Perancis

Situasi panas ini telah membunuh komandan dan perwira Prancis ditangan Cairenes yang memberontak. Para syekh, imam, dan warga setempat bersumpah untuk memusnahkan semua orang Prancis yang mereka temui dibantai tanpa ampun, baik di rumah ataupun di jalanan. Penduduk berunjuk rasa di gerbang kota untuk mencegah Napoleon sehingga memaksanya memutar melalui gerbang Boulaq.

Diceritakan bahwa situasi tentara Prancis saat itu sangat kritis meskipun berhasil menduduki Kairo. Saat itu pasukan Inggris justru menjadi ancaman bagi Perancis setelah mereka menang di Pertempuran Nil. Murad Bey dan pasukannya masih menguasai medan pertempuran di Mesir Hulu, sementara para jenderal hanya mampu mempertahankan Mesir Hilir. Ditambah lagi para petani yang ikut bangkit melawan Prancis di Kairo, seluruh wilayah memberontak dan menyatakan bahwa orang-orang Prancis adalah bangsa kafir yang keras kepala dan bajingan yang tak terkendali. Bahkan kitab suci Alquran, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, mereka menganggapnya sebagai sebagai dongeng.

Menodai Mesjid Al-Azhar

Protes-protes ini direspon oleh Prancis dengan membawa meriam di Benteng dan menembak mereka di daerah yang berisi pasukan pemberontak. Pada malam hari, tentara Prancis maju di sekitar Kairo dan menghancurkan barikade serta benteng yang mereka temui. Enam ulama Al-Azhar terbunuh setelah dijatuhi hukuman, setiap orang Mesir yang ditangkap langsung dipenjarakan, yang membawa senjata langsung dipenggal.

Baca juga: Sultan Suleiman Ottoman Mengusir Dengan Hormat Kesatria Hospitaller

Pemberontakan ini berhasil dipukul mundur oleh pasukan Prancis, mereka diburu dan terpaksa berlindung di Masjid Al-Azhar. Saat itu Napoleon berkata bahwa "Tuhan sudah terlambat - kalian yang mulai, sekarang saya yang akan menyelesaikannya!". Dia memerintahkan untuk menembaki Masjid dengan meriam, pasukan Prancis mendobrak gerbang, menyerbu gedung dan membantai penduduk. Pembantaian ini mengorbankan sekitar 6000 orang tewas dan terluka. Pasukan Prancis sengaja menodai masjid, berjalan dengan sepatu dan senjata. Pasukan mengikat kuda-kuda mereka di mihrab dan menggeledah tempat tinggal siswa, menggeledah perpustakaan, dan melempar salinan Quran di lantai.

Baca juga: Sejarah Islam Di Spanyol Sejak Ratu Isabella Berkuasa

Napoleon mendapat julukan Sultan el-Kebir atau Sultan Besar oleh orang-orang Kairo. Pada bulan Maret 1800, Jenderal Jean Baptiste Kleber dibunuh oleh Suleiman al-Halabi, seorang siswa di Al-Azhar. Setelah pembunuhan ini, Napoleon memerintahkan penutupan masjid, pintu tetap dikunci sampai bantuan Ottoman dan Inggris tiba pada bulan Agustus 1801.


Tetapi sejak Napoleon menjajah Mesir, mesin cetak mulai masuk ke negeri itu. Setelah penarikan Perancis dari Mesir, Muhammad Ali Pasha membentuk pembelajaran sekuler, sejarah, matematika, dan ilmu pengetahuan modern diadopsi ke dalam kurikulum. Pada 1872, di bawah arahan Jamal al-Din al-Afghani, filsafat Eropa juga ditambahkan ke program studi.

Referensi

  • Muqarnas: An Annual on the Visual Culture of the Islamic World. By Gulru Necipoglu, 1996.
  • Napoleon to Nasser: The Story of Modern Egypt. By Raymond Flower, 1972.

Popular posts from this blog

Benarkah Anak Nabi Nuh Lebih Dari 30 Orang?

Dalam buku berjudul 'An Historical Treatise Of Travels Of Noah Into Europe' terbit di London pada tahun 1601 yang menceritakan sejarah penyebaran keluarga Nabi Nuh. Para dewa dewi yang memerintah Babilonia, Yunani kuno dan Mesir, tak lain adalah anak dan cucu Nabi Nuh yang kemudian hari dianggap sebagai Dewa. Hamanak Nuh menikahi adiknya, melahirkan Osiris (Misraim) dan Isis. Kedua kakak adik inipun menikah sedarah. Sekitar 400 tahun lalu, sebuah buku berjudul 'An Historical Treatise Of Travels Of Noah Into Europe' terbit di London pada tahun 1601 yang menceritakan sejarah penyebaran keluarga Nabi Nuh. Penulisan buku ini berdasarkan fragmen Berosus, seorang imam Chaldean abad ke-3 Sebelum Masehi. Berosus adalah seorang sejarawan terkenal pada masanya sehingga patung tembaga pernah dibangun untuk menghormatinya di Athena. Dalam buku itu diceritakan bahwa para dewa dewi yang memerintah Babilonia, Yunani kuno dan Mesir, tak lain adalah anak dan cucu Nabi Nuh yang kemudian ...

Fakta Manusia Raksasa, Fosil Tertinggi Cuma 5 Meter

Ada banyak naskah-naskah yang menceritakan adanya manusia raksasa berukuran besar, tetapi sepanjang sejarah penggalian justru fosil dinosaurus paling sering ditemukan. Ada beberapa bukti temuan fosil oleh arkeolog sejak 200 tahun terakhir, faktanya tinggi tubuh manusia kuno ternyata tidak seperti yang dibayangkan. Benarkah manusia dengan ukuran tinggi tubuh yang fantastis pernah hidup di muka bumi, atau hanya mitos belaka? Cardiff giant exhumed 1869, Wikimedia Commons Selama 200 tahun terakhir, setidaknya lebih dari 1000 kerangka ukuran sekitar 7 kaki telah ditemukan dalam penggalian situs pemakaman kuno di Amerika Utara. Waktu itu surat kabar menerbitkan dokumentasi, foto, dan jurnal ilmiah. Temuan kerangka ini berupa keanehan anatomi gigi, tulang rahang yang besar, dan tengkorak memanjang. Menurut penelitian yang saat itu dikerjakan oleh ilmuwan Smithsonian tahun 1873, setidaknya 17 kerangka tingginya lebih dari 7 kaki dan tengkorak dengan lingkar 36 inci. Banyak orang meraguka...

Kesultanan Mamluk Mesir Hancur Diserang Napoleon Perancis

Pertempuran Piramida atau disebut juga Pertempuran Embabeh , adalah pertempuran besar selama invasi Perancis ke Mesir yang terjadi pada 21 Juli 1798. Napoleon Bonaparte menyerang pasukan dan penguasa Mamluk, memusnahkan hampir seluruh pasukan Ottoman yang berlokasi di Mesir. Saat itu Napoleon menggunakan taktik militer yang cukup baik hingga membuat kavaleri Mamluk mundur beberapa kali. Penaklukan Prancis atas Mesir tidak dipungkiri, korban tewas sekitar 300 pasukan Perancis, tetapi korban Ottoman dan Mamluk jauh lebih besar mencapai ribuan pasukan. Napoleon menguasai Kairo setelah memenangkan pertempuran dan menciptakan pemerintahan baru di bawah pengawasannya. Pertempuran ini sebenarnya telah membuktikan kemunduran militer dan politik Kekaisaran Ottoman sepanjang abad. Mereka tidak mampu menandingi kekuatan Prancis yang saat itu mendominasi sebagian besar Eropa. Kehancuran Kesultanan Mamluk Mesir Napoleon membawa pasukannya yang berada di Alexandria menuju Kairo pada bu...

Pulau Misterius Antillia Hilang Di Segitiga Bermuda

Sejak zaman klasik, kisah legenda pulau misterius Antillia di Samudra Atlantik menjadi sorotoan penjelajah. Diantaranya legenda Utopis tentang Kepulauan Fortunate atau 'Isles of the Blest' yang dinyanyikan Homer dan Horace. Penulis-penulis kuno seperti Plutarch, Strabo, Pliny the Elder dan Ptolemy, mengatakan tentang keberadaan pulau misterius, termasuk Kepulauan Canary. Di Abad Pertengahan, muncul kisah Immrama Irlandia, atau perjalanan laut misionaris Irlandia abad ke-6, diantaranya Saint Brendan dan Saint Malo. Immrama pertama kali dicatat pada awal abad ke-7 oleh para biarawan dan cendekiawan yang melarikan diri dari Benua Eropa. Mereka membawa pelajar Eropa Barat dan menjadi garda depan kristenisasi Eropa. Kisah legendaris ini tampaknya memang ditemukan oleh beberapa penjelajah di zamannya. Ada banyak kisah serupa menceritakan adanya pulau misterius yang kemudian menghilang dari peta. Mulai dari kisah-kisah Yunani, Norse, Irlandia, Arab dan Iberia. Semua kisah mengar...

Inilah Tanaman Penangkal Santet Dan Ilmu Hitam

Sejak dahulu nenek moyang Asia telah memanfaatkan beragam tanaman penangkal santet dan guna-guna untuk melindungi keluarganya. Teks-teks kuno menyebutkan bahwa tanaman ini tidak hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga berpotensi magis. Percaya atau tidak, beberapa suku memanfaatkan tumbuhan dalam kehidupan mereka. walaupun praktek sebenarnya perlahan-lahan mulai hilang ditelan zaman. Beberapa pemikiran ini mungkin tidak masuk akal. Sehingga harus mempercayai tanaman penangkal santet yang di praktekan dalam tradisi. Tetapi menurut keyakinan kuno, tanaman ini sangat mirip dengan lambang tertentu. Atau berkaitan dengan nama orang 'bijak' hingga tanaman itu dianggap suci.  Tanaman Penangkal Santet Alasan ini pula yang membuat tanaman dianggap sakral. Ada beberapa tanaman penangkal santet dan guna-guna yang digunakan oleh orang Asia sejak ribuan tahun lalu. Tumbuhan ini sejak dahulu telah digunakan untuk menyembuhkan terhadap sihir atau menghilangkan efek negatif....

Lukisan 14 Nabi Dan Rasul Peninggalan Nabi Adam Temuan Raja Zulkarnain

Inilah harta karun berupa lukisan yang disimpan Flavius ​​Heraclius Augustus, Kaisar Kekaisaran Bizantium atau Kekaisaran Romawi Timur. Dia yang berkuasa dari tahun 610 hingga 641. Saat itu Abu Bakar radhialalhu anhu mengutus Hishaam Umawi dan rekannya untuk mengundang Kaisar Bizantium memeluk Islam. Dibalik perjalanan ini, ada kejadian menarik yang menceritakan tentang lukisan 14 nabi yang disimpan dan dirahasiakan orang Romawi sejak dahulu. The Baptism of Constantine , Wikimedia Commons Menurut kisah yang diriwayatkan dalam Hayatus Sahabah, lukisan-lukisan ini diberikan kepada nabi Adam as ketika dia meminta kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya para nabi dari keturunannya. Kemudian lukisan itu menjadi harta karun yang tersimpan ditempat matahari terbenam. Ketika Raja Zulkarnain menjelajah wilayah itu, dia mengambilnya. Kemudian lukisan ini disimpan oleh Nabi Daaniyaal. Lukisan 14 Nabi Dan Rasul  Kaisar Heraclius mengeluarkan gambar-gambar dari peti emas dan menunjuk...

Siapakah Kaum Ad, Penghuni Kerajaan Atlantis

Siapakah Kaum Ad ? Ribuan tahun lalu, seorang Raja pernah membawa pengaruh besar terhadap peradaban kuno. Dalam legenda dia disebut Shed Ad bin Ad, penduduk pertama negeri Arab. Menurut literatur, Ad berasal dari Timur Laut yang merupakan leluhur kaum Adites. Dia putra Uz bin Aram bin Sam bin Nuh, menurut versi lain dia keturunan Ham bin Nuh. Mereka telah mengangkat seorang raja yang berasal dari kalangan sendiri. Bangsa ini membangun kehidupan yang lebih baik selama beberapa abad. Menurut legenda, raja ini menikahi seribu wanita, memiliki empat ribu anak dan usianya mencapai 1200 tahun. Setelah kematiannya, anaknya Syadid dan Syaddad memerintah berturut-turut di kerajaan Adites. Kedua keturunan Ad memimpin seribu suku yang masing-masing terdiri dari beberapa ribu pria. Saat itu terjadi penaklukan besar yang telah mengusir bangsa Kanaan. Semua penduduk Arab dan Irak migrasi dan Syaddad juga menginvasi Mesir. Siapakah Kaum Ad Syaddad telah membangun istana yang dihiasi dengan k...

Papan Ouija Pertama Dibuat Mesir Untuk Berkomunikasi Dengan Roh Mumi

Permainan papan Mesir kuno yang mirip dengan Ludo atau backgammon. Papan ini bukan hanya sekedar permainan yang menantang, tetapi juga dianggap sebagai cara berinteraksi antara orang yang hidup dan yang sudah mati. Atau permainan ini mirip dengan papan Ouija , bisa-bisa maut mendatangi pemainnya. Gaming Board Inscribed for Amenhotep III, Wikimedia Commons Sejak ribuan tahun lalu orang-orang Mesir kuno sudah bermain game yang dianggap sebagai adu nyali yang menarik. Salah satu permainan yang paling populer adalah senet atau permainan kematian yang dimainkan oleh semua masyarakat Mesir. Permainan ini populer sejak 5000 tahun yang lalu ketika firaun mulai memainkannya. Papan Ouija Mesir Game ini dimainkan dengan cara menggulir dadu, kira-kira sangat mirip dengan permainan Ludo. Yang membedakannya hanya aturannya, bahkan ada aturan yang menantang maut. Papan permainan ini terbagi menjadi tiga puluh kotak, pemain yang berhasil memindahkan bidak hingga finish adalah pemenangnya. ...

Karena Banyak Istri Dan Selir Firaun, Alat Inipun Dibuat

Salah satu bukti penggunaan kontrasepsi tertua pernah ditemukan pada lukisan gua di Grotte des Combarreles Prancis, diperkirakan lukisan ini berusia 13000 tahun. Tetapi alat kontrasepsi tertua yang pernah ditemukan dibuat tahun 1350 Sebelum Masehi. Alat ini telah lama digunakan karena banyak istri dan selir Firaun , terutama untuk mencegah kehamilan dan mencegah penyakit. Selama ribuan tahun, peradaban kuno telah menemukan cara ampuh untuk mencegah kehamilan. Tidak hanya untuk kaum pria, metode paling banyak yang digunakan ternyata dibuat untuk kaum wanita. Banyak Istri Dan Selir, Firaun Pakai Kontrasepsi  Sejarawan mengatakan bahwa orang Mesir termasuk peradaban pertama yang menggunakan kontrasepsi pria. Menyusul Romawi kuno membuatnya dari kain linen dan usus hewan atau kandung kemih. Peradaban Cina kuno membuatnya dari sutra yang direndam kedalam minyak. Di Jepang, nenek moyangnya menggunakan tempurung kura-kura atau tanduk hewan yang digunakan untuk menutupi kepala kemaluan pri...

Agama Kuno Vedisme Dari Peradaban Yang Hilang

Sejarawan dan akademisi saat ini mengakui tidak ada hubungan antara budaya dunia dan  agama kuno Vedisme . Faktanya, bahwa semuanya dapat dibuktikan secara umum, terperinci, dan sistem metafora langit yang hampir pasti tidak berkembang secara independen dengan semua rincian utuh dalam beberapa budaya yang berbeda di seluruh dunia, tidak ada satu bukti yang pernah berhubungan dengan satu sama lain. Agama kuno Vedisme  dianggap sebagai ajaran yang memunculkan kepercayaan Hindu modern, keduanya berbagi ayat suci yang sama dan kitab Weda tapi ada perbedaan diantara keduanya. Shatapatha Brahmana adalah salah satu teks suci kuno dari masa Veda sekitar 700 SM, meskipun agama kuno Vedisme telah terbentuk lebih jauh dari waktu itu atau mungkinsudah berkembang tahun 1750 SM, bahkan lebih awal. Penjabaran seluruh teks ke dalam bahasa Inggris pernah dibuat oleh Julius Eggeling, selesai antara tahun 1882 hingga 1900. Agama Kuno Vedisme Teks ini dianggap penting dan mengungkapkan...